Thumb
  • December 22, 2025

UPI Dorong Hilirisasi Riset Pendidikan melalui Peluncuran Media Pembelajaran Amigo

Bandung, 22 Desember 2025 – Tim Penelitian Hilirisasi yang dipimpin oleh Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si. resmi meluncurkan produk hasil penelitian berupa media pembelajaran resolusi konflik berbasis permainan kartu bertajuk Amigo. Kegiatan Launching Produk Penelitian ini dilaksanakan pada 22 Desember 2025 di Auditorium Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan riset akademik dalam praktik pembelajaran nyata.

Produk Amigo dikembangkan oleh tim peneliti yang terdiri atas Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si. sebagai ketua, dengan anggota Prof. Dr. Siti Nurbayani, M.Si., Nindita Fajriya Utami, M.Pd., dan Muhammad Retsa Rizaldi Mujayapura, M.Pd., serta didukung mitra industri PT Sebangku. Permainan kartu ini dirancang untuk melatih pemahaman dan keterampilan resolusi konflik melalui pendekatan game-based learning yang partisipatif, reflektif, dan kontekstual, khususnya dalam pembelajaran sosiologi.

Kegiatan launching ini dihadiri oleh Direktur Direktorat Inovasi Hilirisasi dan Science Techno Park UPI, Prof. Ida Kaniawati, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPIPS UPI, Dr. Bagja Waluya, Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi, Dr. Wilodati, jajaran dosen, mahasiswa, serta mitra pengembang dari PT Sebangku yang diwakili oleh Direkturnya, Rizky, M.Kom.

Dalam sambutannya, Prof. Ida Kaniawati menyampaikan apresiasi atas lahirnya produk Amigo sebagai luaran hilirisasi riset yang memiliki potensi implementatif tinggi di sekolah. Ia berharap produk ini dapat menjadi inspirasi bagi dosen lain untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yang berdampak, serta dapat dilanjutkan menuju fase komersialisasi produk melalui ekosistem inovasi dan Science Techno Park UPI.

Menariknya, rangkaian kegiatan launching ini juga melibatkan 20 guru Sosiologi dari kawasan Bandung Raya yang diundang secara khusus untuk mengikuti sesi playtesting permainan Amigo. Para guru diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung permainan kartu ini dalam simulasi pembelajaran, sehingga dapat menilai aspek keterpahaman konsep, alur permainan, serta potensi implementasinya di kelas.

Sebagai bentuk diseminasi dan uji coba awal produk, masing-masing guru menerima satu set permainan Amigo. Tim peneliti berharap masukan dan umpan balik dari para guru praktisi ini dapat menjadi dasar penting untuk penyempurnaan produk, baik dari sisi pedagogis, teknis permainan, maupun kesiapan implementasi di lingkungan sekolah. Peluncuran dan playtesting Amigo menegaskan komitmen tim penelitian hilirisasi FPIPS UPI dalam menjembatani riset akademik dengan kebutuhan riil pendidikan di sekolah. Produk ini diharapkan tidak hanya menjadi inovasi pembelajaran, tetapi juga kontribusi nyata akademisi dalam memperkuat pendidikan resolusi konflik dan literasi sosial peserta didik.