Direktorat Inovasi, Hilirisasi, dan Science Techno Park (DIHS) Universitas Pendidikan Indonesia hadir sebagai garda terdepan dalam mendorong transformasi hasil riset dan pengabdian kepada masyarakat agar tidak berhenti pada luaran akademik semata, tetapi berkembang menjadi inovasi yang memberikan nilai tambah, manfaat sosial, dan dampak ekonomi bagi masyarakat serta dunia industri. Dalam konteks pembangunan nasional dan penguatan ekosistem inovasi, DIHS berperan dalam memperkuat budaya inovasi, pengelolaan kekayaan intelektual, hilirisasi produk riset, pengembangan startup berbasis teknologi dan sosial, serta penguatan kolaborasi multipihak antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat. Peran ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dan Peta Jalan Riset Strategis Nasional yang menekankan pentingnya hilirisasi industri untuk meningkatkan daya saing bangsa, mengurangi ketergantungan impor, memperkuat rantai pasok dalam negeri, serta menghasilkan produk inovatif bernilai tambah tinggi.

Untuk mencapai target tersebut, DIHS mengembangkan berbagai strategi secara terintegrasi dan berkelanjutan. Kami mendorong peningkatan kapasitas sivitas akademika dalam pengembangan inovasi dan perlindungan kekayaan intelektual melalui pelatihan, pendampingan, fasilitasi pendaftaran HKI, inkubasi bisnis, serta akselerasi komersialisasi hasil riset. Selain itu, penguatan ekosistem hilirisasi dilakukan melalui skema pendanaan inovasi, pengembangan startup, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, lembaga nasional, dan komunitas masyarakat. Pendekatan ini diarahkan untuk membangun rantai hilirisasi yang kuat mulai dari pengembangan teknologi, industri hulu, industri antara, hingga implementasi produk inovasi pada kebutuhan domestik dan pasar global. Melalui strategi tersebut, inovasi yang dihasilkan diharapkan tidak hanya memiliki novelty akademik, tetapi juga kesiapan implementasi, kemampuan substitusi impor, peningkatan investasi, penguatan industri nasional, dan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.

Ke depan, DIHS berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak lahirnya inovasi unggul yang adaptif terhadap tantangan global dan kebutuhan masyarakat. Berbagai luaran yang dikembangkan diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan inovasi pendidikan, SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan kewirausahaan dan startup inovatif, SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui hilirisasi teknologi dan penguatan ekosistem inovasi, SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengembangan inovasi berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi multipihak yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi berkelanjutan, Universitas Pendidikan Indonesia optimistis dapat memperkuat perannya sebagai universitas pelopor dan unggul dalam bidang pendidikan sekaligus sebagai pusat pengembangan inovasi yang berdampak bagi pembangunan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.