Thumb
  • April 7, 2026

UPI Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program Executive Professional Microcredential 2026

Bandung, April 2026 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Inovasi Hilirisasi Dan Science Techno Park resmi menyelenggarakan kegiatan Executive Professional Microcredential: Lesson Study and Instructional Coaching for Professional Learning Communities 2026 – Batch 1 yang berlangsung pada 1–8 April 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memperkuat kolaborasi lintas institusi dan lintas negara.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Center for Excellence of Lesson and Learning Studies (CELLS) DIHS UPI, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Malaysia, Malaysia Association of Lesson Study (MYALS), serta Asosiasi Lesson Study Indonesia (ALSI). Sebanyak 40 peserta yang terdiri dari School Improvement Specialist Coaches (SISC+) dan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Malaysia turut ambil bagian dalam program ini.

Direktur Inovasi Hilirisasi Dan Science Techno Park UPI, Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini memiliki makna strategis di tengah tuntutan peningkatan mutu pembelajaran. Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas guru dan pemimpin pembelajaran tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan membutuhkan ekosistem belajar profesional yang kolaboratif, reflektif, dan berbasis praktik nyata di kelas.

“Lesson study dan instructional coaching menjadi pendekatan yang relevan dalam mendorong perbaikan pembelajaran yang berkelanjutan. Ini bukan sekadar metode, tetapi bagian dari budaya peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa inovasi pendidikan tidak berhenti pada pengembangan gagasan, melainkan harus diimplementasikan secara nyata agar memberikan dampak langsung. Melalui program ini, diharapkan terjadi penguatan jembatan antara pengetahuan akademik dan praktik pembelajaran di kelas, sehingga mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik.

Kegiatan ini juga menjadi ruang penting untuk memperkuat kemitraan internasional. Kehadiran delegasi dari Malaysia membuka peluang dialog yang konstruktif, pertukaran praktik baik, serta pengembangan kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan.

Selama program berlangsung, peserta diharapkan dapat memanfaatkan setiap sesi secara optimal melalui diskusi aktif, refleksi mendalam, serta perumusan langkah tindak lanjut yang aplikatif. Output dari kegiatan ini tidak hanya berupa peningkatan wawasan, tetapi juga rencana aksi nyata yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

UPI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, termasuk panitia, fasilitator, serta mitra institusi dari dalam dan luar negeri.

Dengan terselenggaranya program Executive Professional Microcredential 2026 Batch 1 ini, diharapkan terwujud penguatan komunitas belajar profesional yang berdampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan, baik di Indonesia maupun Malaysia.